Poem #2

 

Sajak 26

Kau berada di antara huruf-huruf

Menari-nari dalam fonem yang kususun

Merangkai sajak dalam riak kata

Meski puzzle belum tersusun sempurna

Kau bagai timbunan alofon yang tak tertebak

Bolehkah kita bermain kata-kata?

Hingga 26 menjadi sajak 1,1

                                                                                                Bukittinggi, Oktober 2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reward untuk mencintai dunia menulis

Guru sebagai Kontent kreator dunia Pendidikan

Mengenal penerbit yang menjadi sasaran penulis